

Menjadi Bank inovatif, terpercaya, dan berdaya saing tinggi dalam menyediakan solusi keuangan yang inklusif, berkelanjutan, serta berbasis teknologi bagi masyarakat dan pelaku usaha di Indonesia.
Menjaga kejujuran, transparansi, dan akuntabilitas dalam setiap tindakan dan keputusan
Menghadirkan solusi keuangan yang kreatif dan berbasis teknologi untuk memenuhi kebutuhan nasabah
Mengutamakan kualitas, kompetensi, dan standar tinggi dalam memberikan layanan kepada nasabah
Berperan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan
Memberikan layanan yang responsif, solutif, dan berfokus pada kepuasan nasabah
Membangun kemitraan strategis untuk memperluas jangkauan layanan dan menciptakan nilai bersama
Direktur
Bapak Soko memiliki pengalaman lebih dari 15 tahun di sektor keuangan dan teknologi. Sebelum diangkat sebagai Direktur Utama BPR Saridana, beliau menjabat sebagai Regional Business Director di JuicyScore Singapore, Vice President Business Risk Strategy di Lazada Singapore (bagian dari Alibaba Group), serta Chief Risk Officer di Grab Indonesia.
Karir beliau di dunia keuangan dimulai di Bank Mega, dan selanjutnya beliau menduduki berbagai posisi strategis di Bank ICB Bumiputera dan Bank MNC Internasional, dengan jabatan terakhir sebagai Kepala Divisi Audit. Bapak Soko merupakan alumni Universitas Indonesia

BPR Saridana didirikan pada tahun 1990 oleh Bapak Frankie Sanjoto dan Ibu Vita Jufilia Sanjoto, pemilik perusahaan real estate Darmo Permai Group Surabaya. Sejak awal pendiriannya, BPR Saridana telah menempuh perjalanan panjang dalam industri perbankan, bermula di Gresik dengan nama BPR Vita Jasaguna, dengan fokus utama pada penyediaan layanan pembiayaan bagi pekerja industri manufaktur di Gresik dan sekitarnya.
Pada tahun 2000, BPR Vita Jasaguna memperluas cakupan layanannya ke Surabaya dengan mendirikan kantor layanan perbankan di Darmo Permai Group Surabaya. Sebagai kota metropolitan dengan pertumbuhan ekonomi yang pesat, kehadiran BPR ini di Surabaya memungkinkan akses lebih luas ke layanan keuangan yang fleksibel dan kompetitif bagi pekerja industri serta pelaku usaha kecil dan menengah
Pada tahun 2024, BPR Vita Jasaguna memperoleh penguatan permodalan dengan masuknya investor strategis, Bapak Dino Martin dari grup keuangan Pendanaan.com Jakarta, sebagai pemegang saham mayoritas. Melalui surat persetujuan OJK Kep 64/KO.14/2024, BPR Vita Jasaguna resmi berganti nama menjadi BPR Saridana. Sejalan dengan perkembangan teknologi serta meningkatnya kebutuhan akan akses perbankan yang efisien dan cepat.
Memasuki tahun 2026, Bank Saridana hadir dengan visi yang lebih progresif. Transformasi digital menjadi pilar utama dalam menyediakan layanan perbankan yang lebih cepat, efisien, dan terjangkau. Kami memperkuat teknologi inti, menghadirkan inovasi produk, dan meningkatkan akses layanan online untuk memastikan setiap nasabah dapat mengelola keuangannya tanpa batasan waktu maupun lokasi. Saridana berkomitmen untuk menjadi mitra finansial terpercaya yang membantu masyarakat mencapai pertumbuhan keuangan yang lebih baik.

