
Bank Saridana terus memperluas kolaborasi strategis dalam penyaluran dana dengan menjalin kerja sama bersama Duluin, platform teknologi yang menyediakan layanan Earned Wage Access atau EWA di Indonesia. Dalam kerja sama ini, Bank Saridana akan berperan sebagai funding partner untuk mendukung kebutuhan pendanaan pada ekosistem Duluin.
Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari langkah Bank Saridana dalam mengembangkan portfolio penyaluran dana melalui produk yang lebih terukur, memiliki ekosistem yang jelas, serta mampu memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Melalui kerja sama ini, Bank Saridana dan Duluin menargetkan potensi pencairan dana hingga Rp26 miliar sampai dengan akhir tahun 2026.
Earned Wage Access atau EWA Indonesia merupakan konsep layanan yang memungkinkan karyawan mendapatkan akses lebih awal terhadap sebagian penghasilan yang telah mereka peroleh sebelum tanggal pembayaran gaji reguler.
Berbeda dengan konsep pinjaman kasbon konvensional, EWA dikembangkan dengan pendekatan teknologi dan terintegrasi dengan data perusahaan seperti kehadiran dan payroll. Dengan demikian, jumlah dana yang dapat diakses dapat disesuaikan dengan hak atau pendapatan yang telah diperoleh karyawan.
Melalui Duluin, karyawan dapat memperoleh fleksibilitas lebih ketika menghadapi kebutuhan keuangan sebelum tanggal gajian. Bagi perusahaan, konsep ini juga dapat menjadi salah satu fasilitas tambahan untuk mendukung kesejahteraan finansial karyawan tanpa harus mengubah jadwal pembayaran payroll perusahaan.
Kolaborasi ini menjadi salah satu bentuk adaptasi Bank terhadap perkembangan layanan keuangan berbasis teknologi di Indonesia.
Dalam skema kerja sama tersebut, Bank Saridana memiliki peran utama sebagai penyedia pendanaan atau funding partner, sementara Duluin menyediakan platform, teknologi, serta ekosistem yang menghubungkan layanan dengan perusahaan dan pengguna.
Model kolaborasi ini memungkinkan Bank Saridana memperluas portfolio penyaluran dananya ke segmen yang memiliki aktivitas dan kebutuhan transaksi yang berulang.
Bagi Bank Saridana, pengembangan kerja sama dengan platform teknologi juga menjadi bagian dari strategi untuk menciptakan penyaluran dana yang lebih produktif, terukur, serta memiliki proses monitoring yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.
Kerja sama tersebut juga membuka alternatif baru dibandingkan pola pinjaman Bank yang selama ini lebih banyak dikenal masyarakat dalam bentuk kredit konvensional.
Dengan perkembangan teknologi finansial, bank dan perusahaan teknologi dapat memiliki peran yang saling melengkapi. Bank memiliki kemampuan dalam penyediaan dana dan pengelolaan risiko, sementara platform teknologi membantu membangun akses, proses, serta pengalaman pengguna yang lebih cepat dan sederhana.
Hingga akhir tahun, Bank Saridana bersama Duluin menargetkan pencairan hingga Rp26 miliar melalui kerja sama ini. Target tersebut akan dilakukan secara bertahap dengan tetap memperhatikan kualitas portfolio dan perkembangan penggunaan layanan.
Bank Saridana melihat kerja sama seperti ini tidak semata-mata dari sisi pertumbuhan penyaluran dana, tetapi juga sebagai kesempatan membangun model pembiayaan yang lebih relevan dengan perubahan perilaku masyarakat.
Kebutuhan masyarakat terhadap akses dana jangka pendek masih cukup besar. Sebelumnya kebutuhan tersebut sering dipenuhi melalui pinjaman kasbon, pinjaman informal, maupun berbagai produk pinjaman lainnya. Kehadiran EWA menawarkan pendekatan berbeda karena akses dana dikaitkan dengan pendapatan yang telah diperoleh oleh karyawan.
Ke depan, Bank Saridana akan terus membuka peluang kerja sama dengan berbagai ekosistem dan perusahaan teknologi yang memiliki model bisnis terukur serta mampu mendukung penyaluran dana secara produktif.
Kolaborasi Bank Saridana dan Duluin diharapkan menjadi salah satu langkah dalam mempertemukan kekuatan perbankan dengan inovasi EWA Indonesia, sekaligus memperluas peran pinjaman Bank dan pembiayaan Bank dalam ekosistem keuangan digital yang semakin berkembang.
FAQ
Apa itu EWA Indonesia?
Earned Wage Access atau EWA adalah layanan yang memungkinkan karyawan mengakses sebagian penghasilan yang telah diperoleh sebelum tanggal pembayaran gaji. EWA adalah bahasa modern untuk kasbon yang bisa dilakukan secara digital.
Apa peran BPR Saridana dalam kerja sama dengan Duluin?
Bank Saridana berperan sebagai funding partner yang menyediakan pendanaan untuk mendukung penyaluran dana melalui ekosistem Duluin.
Apakah EWA sama dengan pinjaman kasbon?
EWA memiliki konsep berbeda dari pinjaman kasbon konvensional karena akses dana berkaitan dengan penghasilan yang telah diperoleh oleh karyawan.
